Tampilkan postingan dengan label Jawa Tengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Tengah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Desember 2018

Berwisata ke Goa Kreo Semarang


Sebagai ibukota Jawa Tengah, Kota Semarang kerap kali menjadi jujugan wisata. Sebut saja Lawang Sewu, Klenteng Sam Poo Kong, dan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang selalu ramai ketika weekend atau hari libur nasional tiba. Tempat-tempat wisata tersebut umumnya berada di tengah kota yang tak lepas dari hiruk pikuk kendaraan bermotor.

Lain halnya dengan tempat wisata yang satu ini. Letaknya agak ke selatan dari pusat Kota Semarang, jauh dari keramaian dan suasanya cukup rindang dengan banyak pepohonan. Nah, ketika Anda berwisata ke Kota Semarang, tak ada salahnya untuk singgah sejenak di Kawasan Wisata Goa Kreo yang berada di Dusun Talun Kacang, Desa Kandri, Gunungpati. Kira-kira berjarak 13 km dari pusat kota Semarang.


Kamis, 27 September 2018

Festival Kota Lama 2018 - Beda Masa Satu Rasa


Festival Kota Lama kembali diselenggarakan tahun ini, sekaligus menjadi gelaran ke-7 sejak pertama kali dibuka pada tahun 2012 silam. Acara ini berlangsung dari tanggal 20 - 23 September 2018 mulai pukul 16.00 - 22.00 dengan mengusung tema 'Beda Masa Satu Rasa'.


Kota Semarang sejak berabad-abad silam mempunyai urat nadi perekonomian di sekitar Kali Semarang. Salah satu bukti adalah tumbuhnya pemukiman-pemukiman yang mengikuti aliran Kali Semarang (seperti Kampung Melayu, Pedamaran, Sebandaran, Kelengan, Sekayu, dan lain-lain) yang menjadikan Semarang kaya akan ragam budaya. Wijkenstelsel atau aturan pemukiman berdasarkan etnis dalam satu area (seperti Pecinan, Pekojan) juga turut membentuk Kota Semarang. Meski demikian, mereka hidup harmonis hingga kini.

Selasa, 25 September 2018

Beragam Cerita di Balik Pemukiman Padat Kampung Mataram


Sebagai ibukota Provinsi Jawa Tengah sekaligus menjadi kota terbesar kelima di Indonesia, Semarang tak lepas dari peran perkampungan-perkampungan yang sudah ada sejak zaman Hindia Belanda.


Minggu pagi, 2 September 2018, bersama Bersukaria diajak untuk jelajah seputar Mataram. Bersukaria adalah semacam tour & travel di Kota Semarang yang salah satu programnya yaitu walking tour / tur jalan kaki. Setiap weekend mereka mengadakan walking tour dengan rute yang berbeda-beda dengan story teller yang bergantian.

Senin, 10 September 2018

Pasar Papringan Temanggung, Pasar Tradisional di Sekeliling Rumpun Bambu


Bicara mengenai Pasar Papringan, seharusnya sudah bisa ditebak dong arah tulisan ini akan membahas apa?
Papringan dalam bahasa Jawa artinya sekumpulan pohon bambu / kebun bambu. Disitulah, di antara rimbun dan rindangnya rumpun bambu yang tertata, berdiri sebuah pasar tradisional yang memasarkan produk-produk lokal yang dinamakan Pasar Papringan.


Jumat, 07 September 2018

Tur Jalan Kaki Menelusuri Peradaban Multicultural di Kota Semarang



Semarang adalah sebuah kota pelabuhan yang tidak begitu besar dengan sejarah yang menarik.
Pada awal abad ke-18, Semarang terbagi dalam beberapa bagian menurut etnis. Masyarakat Eropa yang kecil jumlahnya menetap di benteng VOC (sekarang kawasan kota lama Semarang) di sisi timur muara Kali Semarang. Pada sisi barat terdapat sebuah kampung campuran, tempat tinggal para nelayan, anak buah kapal, pedagang pribumi, Melayu, dan Banjar (sekarang kampung Melayu). Serta kawasan pecinan yang terletak di tikungan sisi barat Kali Semarang.


Senin, 03 September 2018

Pasar Kebon Watugede, Kulineran di Bawah Naungan Rumpun Bambu


Hari Minggu, 22 April 2018 adalah gelaran ke-5 Pasar Kebon Watugede yang terletak di Dusun Jetak, Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.


Diresmikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Magelang, Bp. Iwan Sutiarso, S.Sos., M.Si. (mewakili Bupati Magelang) pada tanggal 11 Februari 2018 silam. Mengusung konsep pasar tradisional yang ramah lingkungan, Pasar Kebon Watugede hadir setiap Minggu Legi dan Minggu Pahing dalam penanggalan kalender Jawa.

Minggu, 29 Juli 2018

Klaten Lurik Carnival 2018


Tepat pada tanggal 28 Juli 2018, Kabupaten Klaten memperingati hari jadinya yang ke-214. Tema untuk tahun ini "Lathi, Ati, lan Pakarti Nyawiji Hambangun Klaten Kang Edi Peni" yang kira-kira artinya adalah dibutuhkan tutur kata, hati, dan bersatu melaksanakan pembangunan Klaten yang baik dan sejahtera.


Berbagai kegiatan diselenggarakan untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Klaten sekaligut HUT ke-73 Republik Indonesia diantaranya yaitu Klaten Lurik Carnival. Diikuti oleh 36 kontingen yang berasal dari 26 kecamatan di Kabupateb Klaten, BUMN, swasta, OPD, hingga pelajar.

Minggu, 15 Juli 2018

Festival Desa Wisata, Pertemukan Para Pegiat Desa Wisata se-Jawa Tengah


Sebanyak tiga puluhan desa wisata di Jawa Tengah unjuk diri menampilkan potensi daerahnya dalam Festival Desa Wisata (FDW) 2018 yang berlokasi di Alun-alun Bung Karno, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.


Festival Desa Wisata 2018 memiliki tema "Maju Bersama Desa Wisata" adalah gelaran keempat setelah sebelumnya pernah diselenggarakan di Purwokerto, Banjarnegara, dan Kabupaten Magelang.

Senin, 16 April 2018

Meriahnya Grebeg Gethuk Memperingati Hari Jadi Kota Magelang


Memperingati hari jadi ke-1112, berbagai kegiatan diselenggarakan untuk memeriahkan HUT Kota Magelang. Salah satunya yaitu Grebeg Gethuk. Tradisi ini rutin digelar oleh Pemerintah Kota Magelang setiap tahunnya sebagai simbol kesejahteraan dan kemakmuran.


Sejak pukul 09.00 WIB para peserta kirab Grebeg Gethuk 2018 sudah bersiap-siap di sepanjang Jl. A Yani Magelang. Mereka akan berjalan hingga Alun-alun Kota Magelang sambil menampilkan potensi dan gunungan palawija dari 17 kelurahan se-kota Magelang. Nantinya gunungan palawija tersebut akan dilombakan untuk memperebutkan total hadiah jutaan rupiah.

Senin, 02 Oktober 2017

Memperingati Hari Batik Nasional Dengan Sunday Batik 2017


Secara etimologi, batik berasal dari Bahasa Jawa "amba" yang berarti menulis dan "tik" yang memiliki arti titik.
Batik adalah seni melukis yang dilakukan di atas kain dengan menggunakan malam untuk mendapatkan ragam hias di atas kain tersebut. Tidak semua kain motif batik bisa dikatakan batik, karena hanya kain yang menggunakan proses malam saja yang bisa disebut batik.


Batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of The Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober 2009.
Sejak saat itu, setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Minggu, 01 Oktober 2017

Mengenal Persenjataan TNI Melalui Pameran Alutsista


Sabtu sore, 30 September 2017 ketika saya melintas di bundaran Simpang Lima Semarang, banyak kendaraan tempur TNI terparkir di sepanjang sisi bundaran. Ternyata saat itu sedang berlangsung Pameran Alutsista (Alat Utama Sistem Persenjataan).


Dalam rangka memperingati HUT ke-72 TNI dan HUT ke-67 KODAM IV / Diponegoro tahun 2017, TNI menggelar Pameran Alutsista yang bertempat di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang. Berlangsung selama 2 hari saja sejak 30 September 2017 hingga 1 Oktober 2017, pameran ini menyedot antusias masyarakat.

Rabu, 27 September 2017

Berkeliling Miniatur Jawa Tengah di Grand Maerakaca


Libur lebaran sisa 2 hari lagi, sebuah ide yang bagus untuk berjalan-jalan di kota sendiri setelah 3 hari mudik ke kampung halaman Ibu. Kebetulan, di Kota Semarang ada acara Lebaran Fair yang diselenggarakan di Kampung Wisata Taman Lele dan Grand Maerakaca selama sepekan.


Sabtu pagi, 1 Juli 2017 saya bersepeda motor menuju Grand Maerakaca. Setelah membayar biaya parkir Rp 2.000,- dan tiket masuk Rp 10.000,- saya bergegas memakirkan sepeda motor di tempat yang telah disediakan.

Senin, 25 September 2017

Festival Kota Lama 2017


Sejak tahun 2015, Kawasan Kota Lama Semarang masuk dalam tentative list UNESCO, yaitu nominasi daerah yang berpotensi menjadi Warisan Dunia (World Heritage). Dengan adanya predikat tersebut, Kota Lama diarahkan menjadi destinasi wisata Internasional.


Berbagai kegiatan diselenggarakan untuk menghidupkan kembali Kawasan Kota Lama Semarang. Tidak hanya penataan kawasan, revitalisasi bangunan cagar budaya, tetapi juga menjadikan Kota Lama sebagai spot lokasi beberapa event yang diselenggarakan di Semarang.

Rabu, 13 September 2017

Jelajah Pekalongan Dalam Sehari, Kemana Saja?


Pagi-pagi di hari Kemerdekaan, saya sudah berada di Stasiun Semarang Poncol untuk mengantri tiket KA Kaligung. Khusus untuk tanggal 17 Agustus 2017 (satu hari saja) diberlakukan gratis perjalanan menggunakan kereta api lokal dan komuter. Di antaranya yang melewati Semarang adalah KA Kaligung, KA Kedungsepur, KA Kalijaga, dan KA Blora Jaya. Hari itu, saya memilih menggunakan KA Kaligung dengan tujuan Pekalongan. Jika biasanya saya pergi sendiri, kali ini ditemani oleh 2 orang sahabat.


Rabu, 06 September 2017

Jateng Fair 2017 Semakin Mempesona


Siapa sih di sini yang belum tahu atau belum pernah ke Jateng Fair?
Agenda tahunan unggulan Jawa Tengah ini digelar selama 31 hari sejak 11 Agustus hingga 10 September mendatang. Masih berlokasi di Kawasan PRPP Semarang, Jateng Fair 2017 mengusung tema "The Paradise of Karimunjawa Pesona Indonesia".


Kamis, 31 Agustus 2017

Warna-Warni Kampung Pelangi Wonosari


Setahun terakhir, Pemerintah Kota Semarang sedang gencar mencanangkan program kampung tematik di wilayahnya. Hal ini bertujuan untuk mendorong terwujudnya kampung-kampung yang kreatif dan tertata. Selain itu, kampung tematik juga diharapkan bisa meningkatkan wisatawan untuk masuk ke Kota Semarang, karena tak hanya tertata rapi namun kampung tematik juga memiliki nilai seni.


Selasa, 29 Agustus 2017

Candi Baru; Lantai Dua Kota Semarang


Minggu pagi (2 April 2017) sebelum pukul 08.00 saya sudah berada di Taman Gajah Mungkur Semarang untuk ikut jalan-jalan pagi bersama Bersukariawalk. Karena dirasa masih terlalu pagi dan peserta lain belum ada yang datang, maka saya manfaatkan fasilitas internet gratis dari Pemerintah Kota Semarang yang disediakan di Taman Gajah Mungkur. FYI, Kota Semarang sedang menerapkan program Semarang Smart City, dimana untuk mendukung program tersebut, Pemkot memasang wifi di taman-taman kota serta fasilitas publik untuk digunakan masyarakat dalam mengakses internet secara gratis.


Selasa, 22 Agustus 2017

Pawai Pembangunan Memperingati HUT ke-72 RI di Kota Solo


Banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia yang baik, sudah pasti kita mengibarkan bendera merah putih di halaman rumah masing-masing selama bulan Agustus. Selain itu, di kampung-kampung, instansi pemerintah, swasta, bahkan di lingkungan perusahaan menggelar berbagai macam perlombaan — yang identik ketika menjelang HUT Kemerdekaan RI. Tak ketinggalan pula, perayaan HUT Kemerdekaan juga diperingati di tingkat kota / kabupaten dengan melibatkan ratusan hingga ribuan peserta. Seperti di Semarang, menjelang peringatan HUT Kemerdekaan ke-72 RI digelar Kirab Merah Putih yang dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2017 yang lalu.


Senin, 14 Agustus 2017

Rayakan HUT ke-72 RI dengan Kirab Merah Putih


Minggu pagi, 13 Agustus 2017 ribuan orang sudah memadati sepanjang Jl. Pemuda Semarang untuk persiapan Kirab Merah Putih yang digelar oleh Kodam IV Diponegoro bersama dengan Pemerintah Kota Semarang.


Acara ini diawali dengan apel di halaman Balaikota Semarang pukul 08.00 yang dihadiri oleh wakil gubernur Jawa Tengah, walikota Semarang, Pangdam IV Diponegoro, serta ulama KH. Habib Luthfi Yahya.

Sabtu, 12 Agustus 2017

Mengangkat Pamor Lurik dengan Klaten Lurik Carnival


Mendung menggantung di langit Klaten ketika saya tiba di Jl. Pemuda. Meski gelaran Klaten Lurik Carnival sudah dimulai, tapi belum begitu terlambat untuk menyaksikannya.
Setelah memarkirkan sepeda motor, saya menuju lokasi rute Klaten Lurik Carnival – yang sedang dilangsungkan – bersama dengan ratusan bhkan ribuan penonton lain.


Klaten Lurik Carnival (KLC) adalah agenda tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Klaten, dan tahun ini merupakan gelaran yang ketiga kalinya. Klaten Lurik Carnival ini pun menjadi salah satu rangkaian acara dalam peringatan Hari Jadi ke-213 Kabupaten Klaten yang jatuh pada tanggal 28 Juli.
Namun, pelaksanaan Klaten Lurik Carnival (KLC) ditetapkan hari Sabtu, 29 Juli 2017 pukul 14.00.