Rabu, 27 September 2017

Berkeliling Miniatur Jawa Tengah di Grand Maerakaca


Libur lebaran sisa 2 hari lagi, sebuah ide yang bagus untuk berjalan-jalan di kota sendiri setelah 3 hari mudik ke kampung halaman Ibu. Kebetulan, di Kota Semarang ada acara Lebaran Fair yang diselenggarakan di Kampung Wisata Taman Lele dan Grand Maerakaca selama sepekan.


Sabtu pagi, 1 Juli 2017 saya bersepeda motor menuju Grand Maerakaca. Setelah membayar biaya parkir Rp 2.000,- dan tiket masuk Rp 10.000,- saya bergegas memakirkan sepeda motor di tempat yang telah disediakan.

Nama Grand Maerakaca sendiri terbilang baru karena sebelumnya dikenal dengan nama Puri Maerakaca. Dibangun pada masa Gubernur Ismail. Pergantian nama ini mengubah image Puri Maerakaca yang selama ini terkesan sepi pengunjung menjadi banyak peminatnya dengan revitalisasi di beberapa tempat. Logo baru Bandy dan Bindy menjadi maskot Grand Maerakaca, terinspirasi dari ikan bandeng di miniatur Laut Jawa Grand Maerakaca yang merupakan tambak bandeng.

 
 


Grand Maerakaca adalah destinasi wisata taman mini Jawa Tengah. Di dalamnya dibuat mirip dengan kondisi geografis wilayah Jawa Tengah lengkap dengan anjungan rumah khas dari 35 kabupaten / kota se-Jawa Tengah.

Beberapa bulan belakangan, Grand Maerakaca semakin populer dengan adanya fasilitas-fasilitas baru. Didukung pula oleh foto-foto yang merebak di sosial media sehingga pengunjung Grand Maerakaca kian meningkat. Salah satu fasilitas sekaligus spot foto instagramable di Grand Maerakaca adalah trekking mangrove.



Terletak di miniatur Laut Jawa, trekking mangrove dibuat mengelilingi miniatur Karimun Jawa dengan total panjangnya mencapai 535 meter. Pengunjung bisa menemukan ujung trekking mangrove tersebut di depan anjungan Kab. Jepara atau di depan Plasa Semarang.

Tak jauh dari trekking mangrove ada jembatan yang dimanfaatkan sebagai kafe. Pengunjung bisa bersantai di sini sembari menikmati indahnya matahari terbenam.



Di ujung jembatan harapan, pengunjung bisa menuliskan harapan dan cita-citanya di sebuah kertas yang disediakan oleh pihak kafe. Kemudian menggantungnya pada sebuah tempat yang diberi nama wall of hope.


Beberapa wahana turut dihadirkan di Grand Maerakaca, diantaranya yaitu sewa sampan dengan biaya Rp 5.000,- per orang atau dengan menaiki perahu motor untuk berkeliling miniatur Laut Jawa selama 15 menit. Dengan biaya yang sama, pengunjung bisa berkeliling miniatur Jawa Tengah dengan menggunakan kereta kelinci.





Beberapa anjungan yang ada di Grand Maerakaca seperti anjungan Kota Semarang, anjungan Kab. Pekalongan, dan lain-lain bisa disewa untuk berbagai acara. Pada saat saya datang tanggal 1 Juli 2017 beberapa anjungan disewa untuk acara reuni / halal bihalal.


Dari 35 anjungan kabupaten / kota di Grand Maerakaca sebagian besar masih berdiri kokoh dan masih bagus. Namun beberapa anjungan ada yang sudah tak utuh lagi bangunannya. Semoga dengan semakin bertambahnya kunjungan wisatawan, pengelola bisa merevitalisasi anjungan-anjungan supaya fisiknya seperti sedia kala.

Anjungan Kota Magelang

Berikut adalah beberapa anjungan yang saya sambangi dan menarik perhatian saya. Beberapa yang lain tidak sempat disambangi karena terbatasnya waktu dan wilayah Grand Maerakaca yang sangat luas mencapai 23 hektar.

Anjungan Kab. Jepara

Selain anjungan-anjungan yang bentuknya rumah adat dari 35 kabupaten / kota se-Jawa Tengah dengan cirinya masing-masing, adapun miniatur peninggalan sejarah di dalam kawasan Grand Maerakaca.

Miniatur Candi Sukuh dan Candi Cetho Kab. Karanganyar

Miniatur manusia purba Sangiran

Jadi, kunjungan wisatawan seharusnya tak hanya rekreasi semata tetapi juga bisa sekaligus mengenal potensi yang ada di Jawa Tengah melalui Taman Mini Jawa Tengah.


Akses lokasi menuju Grand Maerakaca cukup mudah. Bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan transportasi umum BRT Trans Semarang, turun di halte PRPP. Beralamat di Jl. Anjasmoro, Tawangsari, Semarang Barat, Grand Maerakaca menjadi satu kawasan dengan PRPP Semarang. Harga tiket masuknya pun terjangkau sebesar Rp 10.000,-  pada saat Lebaran Fair.


Yuk ramaikan Grand Maerakaca yang kini telah berbenah menjadi lebih bersih dan indah :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)