Kamis, 31 Agustus 2017

Warna-Warni Kampung Pelangi Wonosari


Setahun terakhir, Pemerintah Kota Semarang sedang gencar mencanangkan program kampung tematik di wilayahnya. Hal ini bertujuan untuk mendorong terwujudnya kampung-kampung yang kreatif dan tertata. Selain itu, kampung tematik juga diharapkan bisa meningkatkan wisatawan untuk masuk ke Kota Semarang, karena tak hanya tertata rapi namun kampung tematik juga memiliki nilai seni.


Salah satu kampung tematik di Kota Semarang yang hits hingga kancah Internasional adalah kampung Pelangi Wonosari. Kawasan dengan rumah berwarna-warni ini awalnya adalah pemukiman kumuh dekat bantaran Kali Semarang. Seiring dengan selesainya renovasi Pasar Bunga Kalisari yang ada di depannya, Pemkot Semarang juga menata pemukiman yang dulu bernama Kampung Wonosari menjadi seperti sekarang.


Untuk bisa menjelajahi seluruh wilayah Kampung Pelangi Wonosari, pengunjung bisa masuk melalui gang mana saja yang ada di tepi Jl. Dr. Soetomo (sekitar Pasar Bunga Kalisari). Dari tepi jalan raya sudah terlihat jelas jembatan-jembatan menuju Kampung Pelangi dengan hiasan beraneka ragam dan berwarna-warni pula.


Memasuki Kampung Pelangi, hanya bisa diakses dengan berjalan kaki saja karena jalannya yang sempit dan menanjak. Kontur perbukitan kampung ini memaksa pengunjungnya untuk sehat dengan menakhlukkan anak-anak tangga hingga ke puncak. Jadi, tips bagi yang ingin menjelajahi Kampung Pelangi dari ujung ke ujung, jangan lupa membawa bekal air minum. Eh, tapi ada banyak warung kok di segala penjuru Kampung Pelangi yang menjual minuman dan snack.

Tak hanya tembok-tembok rumah warga saja yang dilakukan pengecatan, atap hingga jalan tak luput dari sapuan cat. Antara rumah satu dengan yang lain bisa jadi memiliki gambar yang berbeda. Tak ayal, jika seseorang berfoto di setiap gambar, ia tak akan kehabisan stok foto instagram selama satu bulan. Hahaa :D



Sayangnya, gambar-gambar yang ada di Kampung Pelangi ini cenderung untuk ramai-ramaian saja, tidak memiliki tema tertentu. Seperti gang satu bertema tokoh pewayangan, gang dua bertema pahlawan nasional, gang tiga bertema tokoh animasi, dan sebagainya. Mungkin lebih keren kali ya? Mungkin saja setiap pengunjung akan menjelajahi semua gang yang ada di Kampung Pelangi karena penasaran dengan gambar-gambarnya, walaupun harus naik turun tangga.


Berada di tengah kota, dekat dengan Tugu Muda Semarang dan Gedung Lawang Sewu, akses menuju Kampung Pelangi Wonosari sangat mudah. Selain menggunakan kendaraan pribadi, pengunjung bisa memanfaatkan transportasi umum BRT Trans Semarang / Trans Jateng dan turun di halte Gereja Katedral atau halte RST Tamtama. Dari situ sudah terlihat jelas rumah-rumah berwarna-warni yang saat ini bisa dibilang salah satu tempat wisata instagramable di Kota Semarang.

Warna-warni pasar bunga Kalisari

Konsep Kampung Pelangi Wonosari memang bukan yang pertama ada di Indonesia, akan tetapi berita tenarnya hingga mancanegara adalah bukti bahwa Pemerintah Kota Semarang menggarap kampung tematik ini dengan sungguh-sungguh dan berhasil. Per bulan Agustus 2017 sedang berlangsung pembangunan fasilitas penunjang untuk Kampung Pelangi Wonosari. Kali Semarang yang ada di antara Pasar Bunga Kalisari dan Kampung Pelangi Wonosari saat ini sedang dilakukan pengerukan sedimentasi. Semoga nantinya Kali Semarang tak hanya bersih saja, tetapi dapat dimanfaatkan untuk wisata sehingga bisa menambah kunjungan wisatawan ke Kampung Pelangi Wonosari yang tentunya akan berdampak pada meningkatnya perekonomian warga sekitar.


Oh ya, semoga Pemkot Semarang tak lupa membangun lahan parkir untuk menampung kendaraan para pengunjung. Mengingat lokasi Kampung Pelangi Wonosari yang berada di tepi jalan protokol, supaya tidak mengganggu pengguna jalan lainnya dan menimbulkan kemacetan :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)