Selasa, 25 Juli 2017

Kampoeng Wisata Taman Lele yang Haus Keramaian


Sebagai warga Kota Semarang, pernahkah kalian berkunjung ke Kampoeng Wisata Taman Lele?


Ini adalah kunjungan kedua saya ke Kampoeng Wisata Taman Lele (atau sering disebut Taman Lele saja) setelah kunjungan yang pertama bertahun-tahun silam saat duduk di bangku SMP. Seingat saya dulu, Taman Lele adalah kawasan yang rindang dengan banyak pepohonan, dimana masing-masing pohon tersebut diberi nama Indonesia dan nama latinnya.

Jambu air / Syzygium aquem

Sawo kecik / Manilkara kauki

Libur lebaran, 2 Juli 2017 saya mengunjungi Taman Lele. Saat itu pengunjung cukup ramai, kebanyakan rombongan keluarga dengan anak kecil. Kampoeng Wisata Taman Lele adalah sebuah kawasan taman hiburan keluarga yang dikelola oleh Pemerintah Kota Semarang. Menurut beberapa sumber di internet, salah satunya dari semarangplus.com menyebutkan bahwa Taman Lele merupakan tempat wisata kebun binatang yang dipindahkan dari Tegalwareng (sekarang Wonderia) pada tahun 1985. Sebagian satwa dipindah ke Taman Lele dan sebagian lainnya dipindah ke Tinjomoyo (yang kemudian dipindah lagi ke Taman Margasatwa Mangkang hingga sekarang).

Memasuki kawasan wisata Taman Lele, pengunjung akan disambut oleh gapura batu yang khas seperti di Bali. Suasana rindang juga terasa ketika berada di dalam kawasan Taman Lele yang tumbuh banyak pepohonan. Pohon bunga sepatu yang khas Kota Semarang juga tumbuh di sini.

Piknik :)

Berikut fasilitas yang bisa dinikmati pengunjung ketika berada di Kampoeng Wisata Taman Lele:
·         Kebun binatang sangat mini. Sebenarnya tak layak disebut kebun binatang karena satwa yang ada tidak variatif seperti burung dara, ayam, kura-kura.





·         Danau buatan. Pengunjung bisa menaiki perahu bebek untuk mengelilingi danau buatan ini hanya dengan membayar Rp 10.000,- saja.


·         Kolam keceh. Hanya dengan membayar Rp 2.000,- per orang, anak-anak akan merasa senang untuk bermain air di kolam.


·         Playground. Tempat bermain anak dengan beberapa wahana permainan seperti jungkat-jungkit, perosotan, ayunan, dan lain-lain.


·         Smooking area. Di dalamnya terdapat beberapa bangku dan stop kontak yang bisa dimanfaatkan untuk charge gadget pengunjung.


·         Pertunjukan. Pada saat Lebaran Fair 25 Juni - 2 Juli 2017 beberapa pertunjukan digelar untuk menghibur pengunjung seperti magician show dan solo organ.



·         Beberapa rumah makan pun dibangun di area Kampoeng Wisata Taman Lele, juga ada penginapan di dalam kawasan tersebut.

Meski lokasi Kampoeng Wisata Taman Lele sangat strategis, namun masih ada PR Pemerintah Kota Semarang untuk menghidupkan kembali taman hiburan keluarga ini supaya ramai dan banyak dikunjungi wisatawan — tak hanya ketika libur lebaran saja.

Harapan saya, semoga tidak terulang lagi yaaa....

Karcis parkir Rp 1.000 tapi bayar Rp 2.000 :(


Kampoeng Wisata Taman Lele
Jl. Walisongo KM. 10 (depan kantor Kecamatan Tugu)
Jam buka                             : 07.00 - 17.00 pada saat Lebaran Fair, hari-hari biasa kurang tahu
Harga tiket : 
Hari biasa                          : Rp 4.000 / orang
Hari Minggu / libur       : Rp 5.000 / orang
Sepekan lebaran           : Rp 6.500 / orang

2 komentar:

  1. Aku baru tahu malah taman lelr masih buka untuk umum😂
    Sering lewat sini, tapi selalu cenderung sepi bahkan di akhir pekan. Jadi gk ada tanda2 masih beroperasi. Semoga dibenahi biar memberikan alternatif piknik murah meriah bagi warga semarang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku tiap hari lewat mas. Emang sepi sih, ramai kalo libur lebaran aja :D

      Hapus

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)