Selasa, 29 November 2016

Dari Komitmen Membaca Hingga Perpustakaan Digital


Hai… hai…
Lama banget rasanya nggak nge-blog. Kangeeen… *oke, ini alay*

Sebulan terakhir saya sedang sibuk menyelesaikan misi Goodreads 2016 Reading Challenge. Kegiatan ini semacam komitmen menuntaskan buku bacaan dalam waktu satu tahun. Jadi, di awal tahun kita harus menuliskan berapa banyak buku yang ingin dibaca hingga akhir tahun. Kemudian berkomitmen untuk menyelesaikannya sebelum tahun baru.

Screenshot per 29 November 2016

Tahun 2014 alhamdulillah saya bisa menuntaskan 50 bacaan, sedangkan di tahun 2015 saya tambah menjadi 60 bacaan. Di awal tahun 2016 saya semangat mematok misi 70 bacaan, sayangnya sempat vakum baca sekian lama dan puncaknya di pertengahan November ini saya harus menyelesaikan 25 buku sebelum menjelang tahun baru. Wow… Apakah saya sanggup? Let’s see


Jika buku adalah dunia saya, maka perpustakaan adalah sahabat yang menjamin agar saya tetap hidup di dunia. 70 buku dalam setahun itu banyak. Kalau saya harus mengadopsinya dari toko buku, tentu nggak akan sanggup. Maka cara efektif supaya bisa menuntaskan misi membaca dan nggak harus beli adalah meminjam.

Di kota saya – Semarang, saya sering mendatangi Perpustakaan Daerah yang berada di Jl. Sriwijaya. Alasannya karena perpustakaan tersebut ramah karyawan. Buka setiap hari termasuk weekend, hanya tutup ketika hari besar nasional. Berbeda dengan Perpustakaan Kota yang terletak di Gedung Pandanaran, hanya buka setiap hari Senin – Jumat.

Kenapa perpustakaan? Sederhana. Karena meminjam buku di sana nggak perlu bayar alias GRATIS. Dengan syarat harus mempunyai kartu anggota. Bagi yang belum terdaftar sebagai anggota, ketentuan untuk mendaftarnya pun cukup mudah dan GRATIS pula. Yang bayar hanya kalau peminjam terlambat mengembalikan buku.

Suatu ketika ada banyak hal yang harus dikerjakan, nggak sempat pergi ke perpustakaan. Buku bacaan sudah habis. Waktu terus berjalan, tak mungkin berhenti dan menunggu. Agar komitmen membaca terus berjalan, mau nggak mau ya cari buku. Caranya? Gampang!

Di era teknologi yang semakin berkembang macam sekarang ini, perpustakaan digital diciptakan untuk memudahkan manusia yang haus akan buku bacaan. Salah satu perpustakaan digital yang terkenal adalah iJakarta. Saya sudah menggunakannya selama beberapa hari terakhir dan rasanya menyenangkan.


Perpustakaan digital ini sangat memudahkan penggunanya untuk mengakses buku dari gadget. Tak hanya itu, dengan tagline-nya “Membaca Semakin Mudah” iJakarta juga bisa di download dan diakses menggunakan PC (Personal Computer). Bagi yang nggak betah berlama-lama mantengin layar smartphone, tentu hal ini menjadi nilai plus tersendiri. Cara penggunaannya pun mudah, user friendly banget. Bisa dibaca-baca di websitenya iJakarta.

Via PC

Via Smartphone

Namanya perpustakaan digital, tentu ada ketentuan-ketentuan yang wajib dijalankan oleh penggunanya. Sama seperti perpustakaan pada umumnya, di iJakarta ini kita bisa meminjam buku. Bisa juga booking buku yang stoknya habis dengan cara antri. Bahkan kalau kita lupa mengembalikan buku yang dipinjam, sistemnya akan otomatis menarik sendiri buku pinjaman. Susah dong ya kalau belum selesai bacanya? Ya mau nggak mau pinjem lagi.
  

Bagi saya, ini adalah aplikasi yang keren. Bukan karena semata-mata gratis tapi saya pikir perpustakaan digital turut andil dalam meningkatkan minat baca masyarakat khususnya Indonesia yang masih sangat rendah.

Selain iJakarta, saya juga familiar dengan iJogja. Tampilannya sama persis, hanya pengelolanya yang berbeda. 


Meskipun namanya iJakarta atau iJogja, pengguna tak perlu khawatir kalau tidak berasal dari dua kota tersebut. Pasalnya kedua aplikasi itu bisa diakses oleh masyarakat seluruh Indonesia. Untuk meminjam buku di perpustakaan digital keduanya, pengguna aplikasi harus login terlebih dahulu. Bisa menggunakan email atau account facebook. Sangat mudah. Oh ya, untuk iJogja saya rasa masih butuh perbaikan, belum ada aplikasi untuk PC, kolom search nggak jalan. Lebih dari itu semoga perpustakaan-perpustakaan digital yang ada (iJakarta, iJogja, dan lain-lain) disegerakan mempunyai banyak koleksi. AMIIIN…

Membaca itu menyenangkan.
Lebih menyenangkan lagi dengan akses membaca yang mudah, nyaman, dan GRATIS :)
Yakin, nggak mau hobi baca buku?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)