Kamis, 27 Oktober 2016

Nge-blog dari Waktu ke Waktu


Hampir sembilan tahun saya kenal dengan makhluk sesuatu bernama blog. Pertama kali kenal blog ketika saya masih duduk di bangku sekolah, sekitar bulan Desember 2007. Waktu itu ada tugas sekolah yang mengharuskan siswanya mengumpulkan tugas yang diposting di blog. Ada beberapa pilihan domain gratis yang bisa dipakai, diantaranya blogspot, wordpress, dan multiply. Sejak awal membuat blog, saya lebih suka menggunakan blogspot, hingga sekarang masih setia aja nggak mau pindah ke lain hati, hahaa.



Setelah tugas membuat dan posting di blog selesai, tak ada tugas serupa lagi yang harus dikerjakan. Tak banyak ide mampir yang bisa dituangkan ke blog. Terlebih waktu itu sering disibukkan dengan urusan sekolah. Dari pelajaran wajib, ekstra kurikuler, sampai ngecengin kakak kelas. Oke, yang terakhir bisa dianggap bohong ;)
Jadi, dimaafin aja kalau isi blog di jaman dulu sungguh tidak sesuai harapan. Namanya aja masih anak labil. Sesekali nulis tentang pelajaran sekolah, soal komputer, tapi lebih banyak re-blog dari website-website lain. Nggak produktif banget ya, saya dulunya? :D

Sempat vakum nge-blog lebih dari setahun di tahun 2010. Waktu itu saya ingat betul sedang disibukkan dengan berbagai pelajaran tambahan untuk menempuh ujian nasional. Setelah itu, 6 bulan merantau, mengadu nasib sebagai anak magang di perusahaan tambang batu bara di Kalimantan Selatan. Iya, sekolah saya memang 4 tahun, beda sama yang lain. Aslinya banyak banget pengalaman yang bisa diceritakan di blog. Tapi jangankan nge-blog, cari sinyal buat telepon aja susahnya kayak nyari jodoh.

Anak (magang) Tambang

Setelah itu, blog penuh dengan curcol (curhat colongan), gegalauan, hingga akhir tahun 2013. Menulis di blog itu bisa mengeluarkan uneg-uneg, nyaman aja rasanya. Bukan mendramatisir, hanya saja setelah menulis apa yang mengganggu pikiran, perasaan ngganjel sebelumnya terasa lebih lega. Berkat nge-blog juga, kalimat-kalimat yang dulu rancu, nggak konsisten, makin ke sini lebih tertata, meski masih jauh dari kata sempurna.

Jatuh cinta dan patah hati hebat kadang membuat orang-orang lebih lihai menuliskan kata-kata, tak terkecuali saya. Beberapa posting yang saya publish sebagian besar murni dari pengalaman pribadi, dan beberapa dibumbui agar lebih sedap dibaca. Dari sini, saya mulai produktif menulis blog. Arti produktif di sini adalah benar-benar tulisan orisinal saya sendiri, bukan hasil comot sana-sini.

Sempat juga membuat konten review buku di blog ini sampai akhirnya lahirnya blog buku di pertengahan tahun 2014, sebuah blog yang khusus membicarakan soal buku (novel khususnya). Sayangnya blog tersebut sudah vacum setahun lebih. Bukan berarti saya sudah tidak mengurusnya lagi, hanya rasa malas susah diajak kerjasama. Entah kenapa saya malas mengetik ulang hasil review tentang buku yang saya baca yang sudah ditulis tangan.

Baru di tahun 2014, blog ini beberapa kali menuliskan kisah perjalanan. Tidak banyak memang, dan kebanyakan tujuan tersebut adalah Jogja. Emang ya, Jogja bikin susah move on :D

Di tahun 2015 saya lebih niat nge-blog. Entah dapat ide dari mana buat ikut project blog #30HariMenulisSuratCinta meskipun nggak penuh 30 hari. Iseng-iseng ikut kompetisi kecil-kecilan di blog dan pernah menang. Alhamdulillah :)
Beberapa kali juga menulis tentang perjalananku ke suatu tempat. Dari sini saya mulai niat bikin konten travel blog. Meski nggak semua perjalanan saya tuliskan di blog. Hanya kalau sedang rajin dan banyak waktu luang saja. Karena hidup nggak cuma dihabiskan buat jalan-jalan dan nge-blog doang, euy. Kerja, baca novel, main ke perpustakaan, kurusin badan *eh* juga termasuk kewajiban buat saya :D

Jadi intinya ngapain sih ngeblog?
Suka-suka saya lah, hahaa :P
Bercanda.
Nge-blog bagi saya adalah kegiatan yang bisa digunakan untuk mengasah kemampuan menulis. Tujuan blog bisa sebagai sarana hiburan melepas penat, sesekali boleh lah diikutkan kompetisi.
Blog itu sendiri bagai ingatan nomor dua bagi saya. Blog (yang dibaca ulang) bisa menyegarkan kembali ingatan yang telah lama tertimbun seiring bergulirnya waktu. Mengingat masa lalu yang pernah membelenggu, untuk diperbaiki. Mengingat mantan yang pernah ninggalin kamu. Eh kalau itu jangan diingat-ingat deh, ikhlasin aja, siapa tahu dia jadi jodohmu kelak. Amin! :D

Daripada makin ngaco dan melebar kemana-mana, lebih baik saya sudahi cuap-cuap nggak jelas ini (yang penting lumayan nambah kuantitas publish :p). Harapan saya semoga sedikit banyak blog ini bisa bermanfaat, tak hanya seperti remah-remah rempeyek dalam toples khongguan, terabaikan.

Oh ya, Selamat Hari Blogger Nasional!
Semoga dunia per-blogger-an makin ramai diisi anak-anak muda kreatif. Meningkatkan persahabatan lewat blogwalking. Semangat para blogger Indonesia! Mana nih suaranya blogger Kota Semarang? :D


Semarang, 27 Oktober 2016
Menit-menit terakhir menuju pergantian hari

2 komentar:

  1. Halo, ini suara dari bloger Semarang

    😊😊

    BalasHapus
  2. Dulu pertama bikin blog nichenya game, entah kenapa sekarang bisa hijrah ke adventure. Hahaha
    #curhat

    BalasHapus

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)