Sabtu, 12 Desember 2015

Air Terjun Sekar Langit yang (katanya) Menyimpan Legenda


Janjian tanpa ngaret itu bagaikan sayur tanpa garam. Kurang nikmat.
Rabu, 9 Desember 2015 adalah hari yang disepakati untuk jalan-jalan bareng. Kok Rabu? Iya, karena kami libur Pilkada. Awalnya cuma aku doang sih yang pengen ke manalah gitu, tapi mendadak Atik mau ikut. Yaudah, diajaklah Matius dan Handoyo sekalian. Biar komplit berempat kemana-mana kayak double date gitu, tapi ini enggak! Sumpah!


Karena aku tahu kebiasaan dua diantaranya suka molor (hehee piss :P) aku mematok jam berangkat pukul 07.00 pagi, usai coblosan pokoknya. Kebetulan kumpul di rumahku. Satu jam hingga dua jam berlalu belum ada yang nongol. Wah parah. Akhirnya kita baru jalan sekitar pukul 10.30 dari Semarang menuju ke arah selatan. Niat awalnya pengen ke Curug Klenting Kuning di Sumowono Kabupaten Semarang. Kalian tahu hasilnya apa? Melenceng jauh! :D

Belum setengah jalan, baru sampai di Ungaran udah ada yang ngeluh laper. Mampir makan bakso, mereka bertiga aja. Aku cuma pesen es jeruk. Udah kenyang nunggu berjam-jam, hahahaa.

Perjalanan pun dilanjutkan. Gapura menuju Bandungan (jalan menuju Sumowono) dilewati. Loh loh, jadinya jalan kemana ini? Ternyata Matius berencana ke Air Terjun Sekar Langit. Untung aku pernah blogwalking jadinya tau arah menuju ke sana.

Sepanjang mata memandang~

Perjalanan yang tidak diduga-duga (jauhnya) hingga akhirnya mendarat pula kedua sepeda motor kami di pintu gerbang Air Terjun Sekar Langit. Udah was-was  di perjalanan kalau-kalau hujan, soalnya mendung sempat menggelayut manja. Air Terjun Sekar Langit ini berlokasi di Ds. Telogorejo, Kec. Grabag, Kab. Magelang. Berada di lereng Gunung Telomoyo sehingga udaranya sangat sejuk. Setelah parkir dan dirasa aman, kami jalan kaki menuju air terjun setelah membayat tiket masuk Rp 4.000,- per orang dan Rp 2.000,- per sepeda motor.



Atik yang nggak kuat jalan sampai Curug Lawe (eh belum diposting di blog :D) sudah diberi suntikan semangat terlebih dulu oleh kami bertiga. Apa suntikan semangatnya? Foto-foto! Siapa tahu ntar di tengah jalan minta berhenti kan berabe urusannya. Perjalanan jauh-jauh cuma dapet kecewa aja. Berita bagusnya, jalan menuju air terjun berupa jalan setapak yang sudah di-corblok. Ada jalan berupa tangga menanjak, tapi nggak nanjak-nanjak banget sih dibanding Curug Lawe. Kemudian melewati jembatan dari bambu. Nah, dari sini sudah dekat air terjunnya, tinggal naik tangga sedikit. Kira-kira berjarak 500 m dari pintu masuk dengan jalan yang relatif datar.


Apalah kami tanpa selfie :D


Di bawah jembatan

Air terjunnya udah kelihatan!

Wah ternyata banyak sekali pengunjungnya. Cukup populer juga nih tempat ini.
Air Terjun Sekar Langit memiliki ketinggian sekitar 30 m. Masih ingatkah  mengenai dongeng legenda Jaka Tarub yang mengintip bidadari cantik sedang mandi lalu mencuri selendangnya? Konon, Air Terjun Sekar Langit ini dipercaya warga setempat sebagai pemandian tempat pemandian bidadari dalam dongeng legenda Jaka Tarub.



Belum sah kalau belum foto, cekrek! :D

Belum puas (juga) kalau belum mendekat

Kalau sudah asyik main air di Air Terjun Sekar Langit, jangan abai dengan peraturan-peraturan yang sudah dibuat ya. Demi keselamatan dirimu juga, lho.


Untuk menuju ke lokasi ini, cukup mudah.
Jika dari Semarang, arahkan kendaraan menuju Jl. Raya Pingit – Pringsurat. Ambil arah kiri menuju Grabag. Ikuti jalan hingga pertigaan ke Dusun Dalangan (sebelum Pasar Grabag). Kurang lebih 3,5 km melewati sawah-sawah akan menjumpai petunjuk arah Air Terjun Sekar Langit. Dari papan petunjuk, belok kiri sekitar 200 m sudah sampai di tempat parkir sekalligus pintu masuk Air Terjun Sekar Langit. Mudah bukan?

Sudah ketemu petunjuk arah ini?

Jadi tunggu apalagi? Ayo piknik! Nikmati kesegaran air terjunnya dan kesejukan udaranya. Di kota, kamu nggak akan ketemu tempat kayak gini! :D

1 komentar:

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)