Kamis, 05 November 2015

Museum Mart 2015 - Mengunjungi Beberapa Museum dalam Satu Waktu


Pengen mengunjungi beberapa museum yang ada di Indonesia tapi nggak punya banyak waktu? Atau nggak punya banyak duit buat melakukan perjalanan kunjungan museum-museum tersebut berada?
Tenang saja, pada tanggal 2 – 6 November 2015 digelar acara bernama Museum Mart 2015 yang bertempat di gedung pertemuan Museum Ranggawarsita. Pameran ini digelar pada pukul 08.00 – 20.00 WIB. Museum Mart 2015 mengusung tema “Smart Art and Mart – Dari Museum Untuk Indonesia”. Museum Ranggawarsita sendiri beralamat di Jl. Abdurrahman Saleh No. 1 Kalibanteng Kulon, Semarang, Jawa Tengah. Gampang banget untuk menuju ke tempat ini, karena berada persis di pinggir jalan bundaran Kalibanteng.

 
Ada apa aja sih di Museum Mart 2015 ini?
Yang paling utama adalah pameran dari 18 museum yang menjadi peserta Museum Mart 2015. Mereka membawa beberapa koleksi dari museum untuk dipamerkan di stan yang ditempatinya. Adapun museum-museum tersebut, yaitu:

1.      Monumen Pers Nasional
Monumen Pers Nasional adalah monumen dan museum khusus pers Indonesia yang terletak di Surakarta, Jawa Tengah. Museum ini memiliki banyak sekali surat kabar dan majalah sejak masa sebelum dan sesudah Revolusi Nasional Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia. Di pameran Museum Mart 2015 ini, mereka membawa contoh koleksi surat kabar yang sudah di-scan beserta perlengkapan teknologi reportase berupa mesin ketik dan kamera.



2.      Museum Perangko – TMII
Museum Perangko berada di area Taman Mini Indonesia Indah – Jakarta. Museum ini memamerkan koleksi aneka perangko Indonesia dan luar negeri. Di pameran Museum Mart 2015 ini, mereka membawa koleksi prangko setelah kemerdekaan RI, juga ada gambar prangko pada masa pendudukan Hindia Belanda dan prangko yang dicetak pada awal kemerdekaan.



3.      Museum Sekolah Slawi
Museum Sekolah memberikan gambaran mengenai perkembangan kegiatan belajar mengajar di Indonesia. Museum tersebut terletak di Slawi, Kab. Tegal. Salah satu koleksinya yaitu meja kursi yang sangat khas jaman dulu, serta sabak dan grit sebagai media untuk menulis.



4.      Museum Kamar Pengabadian Diponegoro
Museum ini terletak di Jl. Diponegoro No. 1 Magelang. Ditetapkan sebagai ruang museum untuk mengenang jasa-jasanya ketika melakukan perundingan dengan Belanda. Terdapat meja kursi yang digunakan dalam perundingan antara Pangeran Diponegoro dengan Jenderal De Kock. Dan koleksi lain seperti jubah dan keramik yang digunakan Pangeran Diponegoro, serta kitab Taqrib.




5.      Museum Kereta Api Indonesia
Museum kereta api ini terletak di Jl. Stasiun 1 Ambarawa, merupakan hasil alih fungsi yang dulunya digunakan sebagai stasiun kereta api Ambarawa. Salah satu koleksinya yaitu miniatur Lokomotif type E.1060 yang dibuat tahun 1966 dan beroperasi di Sumatra Barat.



6.      Museum Batik Pekalongan
Museum batik terletak di Pekalongan. Memiliki aneka koleksi batik dari berbagai daerah serta aneka alat dan bahan yang digunakan dalam proses membatik. Salah satu batik yang menarik di stan Museum Mart 2015 yaitu batik buketan yang berjulukan tiga negeri. Kenapa disebut tiga negeri? Karena dalam prosesnya mengusung 3 warna dari tempat yang berbeda, merah dari Lasem, biru dari Pekalongan, dan soga dari Solo.





7.      Museum Sumpah Pemuda
Merupakan museum sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yang berada di Jl. Kramat Raya 106 Jakarta Pusat. Koleksi utamanya yaitu Gedung Kramat 106 yang merupakan tempat direncanakan dan dilaksanakan Kongres Pemuda Kedua (yang kemudian menjadi tempat dibacakannya Sumpah Pemuda). Di museum ini juga memiliki koleksi foto-foto dan benda yang berhubungan dengan sejarah Sumpah Pemuda 1928, misalnya koleksi biola dari WR. Supratman, pencipta lagu Indonesia Raya.



8.      Museum Transportasi – TMII
Museum Transportasi merupakan lembaga milik Departemen Perhubungan Republik Indonesia dengan maksud mengumpulkan, memelihara, meneliti, memamerkan bukti sejarah dan perkembangan transportasi, serta peranannya.
Karena pada saat kedatangan saya, di stan ini nggak ada yang jaga, jadi nggak bisa deh tanya-tanya.





9.      Museum Negeri Provinsi Banten
Museum Negeri Provinsi Banten berada di Serang, Banten. Di pameran Museum Mart kali ini, mereka mengenalkan sosok suku Badui yang tinggal di pedalaman Banten. Suku Badui itu sendiri terdiri dari Badui dalam dan Badui luar. Suku Badui bermata pencaharian sebagai petani, dan menyimpan hasil pertaniannya selama bertahun-tahun di sebuah tempat bernama Leuit. Suku Badui tidak mengenal Islam, Kristen, Katolik, bahkan Hindu dan Budha, kepercayaan mereka disebut Sunda Wiwitan.




10.      Museum Penerangan – TMII
Berada di area Taman Mini Indonesia Indah – Jakarta. Museum Penerangan terdiri dari lima bidang yaitu Penerangan Umum, Radio, Televisi, Film, Pers dan Grafika.
Yang paling menarik dari stan ini adalah adanya mesin ketik huruf Jawa ber-merk Royal 8 Barlocks, dipakai sejak tahun 1917 oleh Keraton Surakarta. Adapun sebuah kamera yang (alhamdulillah) tidak rusak saat merekam terjadinya bencana tsunami Aceh 26 Desember 2004, dihibahkan oleh seseorang yang kata pemandunya selalu terbayang keluarganya yang menjadi korban.
Dan tahukah kamu tentang wayang suluh? Wayang suluh juga menjadi koleksi di museum penerangan. Digunakan sebagai penerangan, jauh sebelum adanya televisi dan internet.




Mesin ketik huruf Jawa



11.      Museum Geologi
Museum Geologi berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Di dalam museum ini tersimpan dan dikelola materi-materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, mineral.
Di dalam museumnya sendiri terdapat 4 ruang peragaan yaitu Geologi Indonesia, Sejarah Kehidupan, Sumber Daya Geologi, dan Manfaat dan Bencana geologi.






12.      Museum Kars Indonesia
Terletak di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Lokasi ini sesuai dengan salah satu fungsi museum yaitu sebagai sarana untuk mengkonversikan keberadaan kars yang ada di Indonesia.




13.      Museum Jamu Nyonya Meneer
Merupakan museum jamu yang pertama di Indonesia. Museum ini berada di Jl. Raya Kaligawe – Semarang yang berada satu kawasan dengan pabrik jamu Nyonya Meneer.
Sayangnya, di Museum Mart 2015 kali ini, stan ini hanya menjual produk-produk jamu Nyonya Meneer tidak ada koleksi museumnya.



14.      Museum Kehutanan Manggala Wanabakti
Sesuai namanya, Museum Kehutanan Manggala Wanabakti bertema tentang kehutanan. Di dalamnya bisa ditemukan beberapa jenis koleksi kayu yang dapat ditemukan di Indonesia.




  
15.      Museum Listrik dan Energi Baru – TMII
Salah satu museum sains yang menyajikan koleksi peragaan tentang energi dan listrik. Berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah – Jakarta. Mungkin kalau dekat-dekat Semarang, saya bakal main kesana, hehee.
Di Museum Mart 2015, stan ini sangat menarik sekali untuk dikunjungi. Di dalamnya terdapat beberapa macam peragaan sederhana tentang energi dan listrik.



Refreshing dengan bermain~

16.      Balai Pelestarian Situs Manusia Purba Sangiran
Situs Sangiran berada di dua wilayah kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Sragen dan Kabupaten Karanganyar. Mempunyai tugas melaksanakan perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan situs manusia purba.
Di dalam museum, pengunjung bisa melihat sekaligus mempelajari berbagai fosil manusia purba, fauna maupun artefak yang ditampilkan.



17.      Museum Jawa Tengah Ranggawarsita
Museum Jawa Tengah Ranggawarsita terletak di Jl. Abdurrahman Saleh no. 1 Semarang, Jawa Tengah. Sebagai tuan rumah, Museum Ranggawarsita menempati stan paling depan dan paling luas. Koleksinya berupa benda-benda budaya yang berhubungan dengan peradaban Hindu-Budha. Contohnya seperti arca-arca, prasasti, serta benda-benda logam masa klasik.




18.     Museum Basoeki Abdullah
Museum ini berada di Jl. Keuangan Raya No. 19 Cilandak Barat Jakarta Selatan, sebelumnya adalah sebuah rumah yang diserahlan kepada pemerintah untuk kemudian direnovasi menjadi museum.
Di pameran Museum Mart 2015 ini, Museum Basoeki Abdullah menampilkan lukisan-lukisan karya sang maestro. Diantaranya adalah lukisan Bung Karno dan Bung Hatta.



Selain pameran, adapun beberapa rangkaian acara seperti Workshop, Talkshow, Pagelaran Wayang Kulit, juga Festival Kuliner. Kebetulan, waktu saya ke sana hari Rabu (4/11/2015) sore sedang ada pentas menari oleh anak-anak dari sanggar kesenian tari.


Tips: Berramah tamahlah dengan pemandu tiap-tiap museum. Mungkin kamu akan mendapatkan banyak informasi mengenai hal-hal yag berhubungan dengan museum tersebut. Atau bisa juga mendapatkan souvenir gratis seperti saya, heheee :D


Ayo dolan ke museum! *ala-ala duta museum gituuu* :D :P

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)