Sabtu, 05 Juli 2014

Happy (FAILED) 2nd Anniversary


Hai, selamat malam kamu. Apa kau ingat hari ini menjadi peringatan apa?
Mungkin kamu tidak ingat. Baiklah, akan aku ingatkan.

 
2 tahun yang lalu, kita melakukan ritual malam-malam kita. Kamu disana mengais-ais sinyal, dan aku disini termenung menunggumu. Sesekali berusaha menghubungimu melalui handphoneku. Ah ya, baru sadar betapa bodohnya aku yang selalu menunggu bercakap-cakap denganmu padahal kau bukan siapa-siapaku. Berbagai macam cerita mengalir dari kedua mulut kita, tentang semua hal, tentang segalanya, tanpa sungkan meskipun kami belum pernah bertemu sekalipun.
Malam itu kita saling bercanda untuk terikat dalam sebuah hubungan. Nyatanya kau benar-benar memintaku untuk menjadi kekasihmu. Dan malam itu pula kamu resmi menjadi pacarku, *eh kita berpacaran.

Pertama kali bertemu denganmu, deg-degan kalau saja kamu nggak sesuai dengan ekspektasiku selama ini. Faktanya, kamu membuatku jatuh cinta ketika bertemu denganmu. Masih canggung memang, tapi acara dugderan bersamamu kini menjadi hal wajib yang harus kudatangi setiap tahun. --
Ngomong-ngomong soal dugderan, tahun lalu saat kamu sudah tak bersamaku. Aku pergi seorang diri ke tempat itu – berkali-kali – dan suatu malam aku bertemu dengan Ibu dan adikmu. Kau tahu bagaimana perasaanku saat itu? Lemah. Rasanya ingin menangis karena merindukanmu, tapi kamu tak pernah memberiku kabar sedikitpun (hingga kini).
Dan tahun ini, sekalipun aku tak datang. Kukira aku sudah move on  dengan semua hal tentangmu. Termasuk mengintip sosial media milikmu.
-- dan pertemuan selanjutnya denganmu membuatku makin jatuh cinta padamu.

Kamu bilang kamu nggak romantis. Memang!
Dari nembak aja cuma melalui telepon. Tapi aku seneng akhirnya penantianku nggak sia-sia *piss*
Kamu pun ngaku nggak romantis pas hari ulang tahunku ke-20 tahun karena nggak kasih kado. Tapi aku juga seneng banget kamu bela-belain ambil cuti untuk merayakannya. Yeyy thank you udah nemenin seharian dan special words di kue ulang tahunku.

Kenangan manis yang paling susah untuk dilupain, apa ya? Semuanya tentang kamu berharga sih, kecuali pas kita berantem  :(
Setiap ke Jogja, aku selalu menyempatkan diri untuk mengunjungi Malioboro. Menyusuri keramaian orang-orang berlalu-lalang, makan gudeg di pinggir jalan, berfoto di sebuah tempat dengan latar tulisan Malioboro. Apa kamu ingat kita pernah mengukir kenangan di kota Jogja?

Kadang, aku sengaja buka-buka folder foto kebersamaan kita, atau foto-foto kamu dulu yang ku download dari sosial media. Bikin rindu kamu, serius! Apa kamu nggak merindukanku?

Kangen? Mungkin suatu hal yang mustahil bagimu. Hei, apa kau sudah punya pacar (lagi)?
Aku masih belum bisa menerima kepergianmu yang masih meninggalkan janji. Mungkin juga kau sudah lupa dengan apa janjimu dulu. Lupakan saja. Nyatanya sekarang kamu sudah pergi entah kemana meninggalkanku. Tanpa kata berpisah.
Ya, kukira kita memutuskan hubungan ini tanpa adanya kata perpisahan. Kau tahu bagaimana sakitnya? Silakan saja kau rasakan sendiri kelak. Saranku, jangan!
Meski aku belum bisa menerima pengingkaranmu, aku sudah bisa mengikhlaskanmu. Semoga bahagiamu memang bukan aku. Dan jika bahagiamu adalah aku, cepat jemput kembali hatiku sebelum seseorang mengambilnya dan memenjarakan tepat di hatinya.


Ngomong-ngomong kok judulnya pakai kata “HAPPY” kan ‘happy’ artinya bahagia?
Eh, iya juga sih. Tapi gpp deh udah terlanjur. Bahagia gagal 2 tahun denganmu karena ya karena memang kita aku dan kamu bukan ditakdirkan Tuhan untuk bersatu.
Bahagia karena pernah mengenalmu. Bahagia pernah mengecap hubungan bersamamu. Bahagia karena….
Karena aku dan kamu pernah menjadi KITA walaupun selalu terpisahkan sebuah halangan bernama JARAK.




Ditulis tepat 2 tahun (GAGAL) denganmu,

5 Juli 2014 – 22:44 WITA




*Sekelumit kenangan yang diam-diam menjadi saksi bisu kisah kita aku dan kamu
 


1 komentar:

  1. Dan jika bahagiamu adalah aku, cepat jemput kembali hatiku sebelum seseorang mengambilnya dan memenjarakan tepat di hatinya.
    masih keliatan ngarep banget. semangat move on!

    BalasHapus

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)