Jumat, 30 Agustus 2013

Hujan menjelang akhir bulan Agustus

Kepada hujan,
Yang setiap butirannya mampu menyimpan kesejukan,
Yang setiap tetesannya mampu meredakan kobaran si jago merah,
Yang setiap rintik airnya mampu member kehidupan untuk bumi.

Terima kasih tak terhingga,
Kepada hujan yang setiap kehadirannya selalu ditunggu-tunggu oleh kemarau,
Kepada awan yang menyimpan butir demi butir air tanah tanpa lelah,
Kepada Sang Pencipta yang Maha Agung yang senantiasa memberikan kehidupan yang seimbang.

Hujan malam ini. Datang bawa kesegaran setelah beberapa minggu tak menghirup aroma khasnya, wangi tanah. Kau boleh saja datang berbondong-bondong, menyerang tanpa henti dengan derasnya rintikanmu. Tapi hanya satu pintaku, mohon jangan kau tenggelamkan daerah yang lebih rendah di kota kelahiranku ini, Semarang. Mereka yang bertempat tinggal di sekitar laut pasti panik jika kau datang dengan derasnya. Dengan mata terjaga rela menunggu rintikmu reda hingga dalam kondisi yang bisa dipastikan aman.

Tuhan, atas kehendakmu kami ingin memohon. Kepada hujan, kepada alam, jangan Kau beri musibah terus menerus kepada saudara-saudara kami di kota tercinta ini. Di negara yang kami tinggali, serta di Bumi tempat kami menjadi khalifah.

Sekian..
Maaf untuk tulisan yang sangat acak-acakan kali ini..
:)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)