Sabtu, 22 September 2012

Aku, sedang berusaha mengertimu

Sore itu, ya sore itu, aku tak menerima kabar apapun darimu, SMS, telepon, bahkan sepertinya kau juga tak mencoba untuk menghubungiku. Atau mungkin gangguan pada provider, entahlah aku tidak tahu pasti. Aku tahu kau di sana sedang melakukan sesuatu yang memang menjadi kewajiban atas profesi, tuntutan, dan cita-citamu. Entah lagi-lagi aku kurang sabar. Tapi, aku rasa, tak mudah menjadi dirimu, dan tak mudah menjadi diriku. Aku lelah dengan pertengkaran kita yang monoton seperti waktu itu.


Semuanya seakan bertarung dalam benakku, saling mempengaruhi untuk berfikir negative tentangmu. Namun aku mencoba menepis fikiran buruk terhadapmu yang jauh disana, tapi aku rindu. Dan seolah rasa rindu ini membuyarkan lamunanku untuk sekedar mengertimu. Maafkan aku yang seolah terus mengemis perhatian darimu.

Aku hanya wanita biasa, terkadang aku juga ingin dimanja sama seperti wanita lain yang dekat dengan kekasihnya. Tapi hanya ingin saja kok, aku tahu kamu juga punya rutinitas sendiri di sana. Aku sangat mengerti, tentu saja dengan aktivitasmu yang melelahkan dan kau butuh istirahat. Tetapi terkadang aku merengek memintamu menemaniku hanya sekedar bertatap melalui ponsel. Maafkan aku sekali lagi ya? Aku memang mencintaimu, tapi bukankah mencintai itu harusnya saling mengerti?

Aku bukan bermaksud menyudutkanmu, lihatlah aku sedang menyalahkan diriku sendiri yang tak kunjung bisa sepertimu. Aku terlalu bergantung padamu, ingin dimanja, ingin diperhatikan. Aku bukan menyalahkanmu, tapi lihatlah aku menyalahkan diriku sendiri yang tak kunjung dewasa. Aku selalu membuatmu kesal saat aku hanya diam terhadapmu.

Aku ingin menjadi lebih dewasa. Menjadi pendamping yang baik bagimu, dan berusaha menahan semua egoku. Jika kau menemukan tulisan ini, mungkin aku hanya sedang menjernihkan fikiranku dan berusaha menjadi yang terbaik bagimu. Hanya untukmu, menjadi yang lebih baik untukmu. Aku mencintaimu dari hatiku. Sungguh.



Dari kekasihmu

yang merasakan hatinya bergejolak

berharap di sisiku ada kamu
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)