Rabu, 09 Agustus 2017

Mengenang Kuliner Tempo Dulu di Pasar Kangen Jogja


Apakah arti Yogyakarta untukmu?
Bagiku, Yogyakarta / Jogja tak hanya sebagai tempat rindu-rindu berpulang karena keramahan dan kenyamanannya, akan tetapi lebih dari itu. Jogja menyimpan memori yang tak mungkin terlupakan. Tentang kenangan, kehilangan, dan mantan *tsaaah*.


Satu hal lagi yang saya suka ketika menyebut Yogyakarta adalah event-nya yang menarik. Banyak agenda tahunan yang ditunggu-tunggu tak hanya oleh masyarakat Jogja saja, dan event-event tersebut selalu ramai pengunjung.
Siang itu, saya berkesempatan untuk berkunjung ke Taman Budaya Yogyakarta yang pada saat itu sedang berlangsung agenda Pasar Kangen Jogja 2017.

Saya datang di hari terakhir event Pasar Kangen Jogja (PKJ), yang telah digelar selama sepekan mulai tanggal 22 - 29 Juli 2017. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Pasar Kangen Jogja menempati area halaman Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Sebenarnya di tahun 2016 yang lalu, saya juga berkunjung ke Pasar Kangen Jogja, akan tetapi lebih menikmati melihat-lihat koleksi Museum Anak Kolong Tangga yang waktu itu masih bertempat di bawah tangga Concert Hall lantai 2 Taman Budaya Yogyakarta.

Disebut Pasar Kangen Jogja (PKJ) karena dalam gelaran tersebut menghadirkan nuansa Jogja pada masa lalu. Hal itu didukung oleh para tenant seperti pedagang kuliner yang menjual makanan tempo dulu, para pedagang klithikan, serta para pengrajin.




Pengunjung yang datang pun disuguhi aneka hiburan seperti kesenian tradisional, tari-tarian, kethoprak hingga wayang kulit. Untuk menikmati hiburan tersebut dimulai pukul 10.00 hingga sekitar pukul 21.00. Jika dibandingkan dengan siang hari, pengunjung lebih ramai ketika menjelang malam.


Tak ketinggalan, beberapa spot foto disediakan demi kelangsungan eksisnya para Millenials. Salah satu yang ramai menjadi lokasi swafoto adalah jembatan kangen, karena letaknya yang strategis seperti menjadi penghubung bagian depan lokasi event dengan sisi samping.


Khusus pedagang klithikan dikelompokkan dalam satu lokasi yang bertempat di bagian paling belakang. Berbagai benda-benda tempo dulu (kemungkinan besar adalah benda-benda yang dulunya akrab dengan orang tua kalian) bisa dijumpai di sini.


Untuk menikmati Pasar Kangen Jogja, pengunjung tak diminta tiket masuk sepeserpun. Kecuali kalau pengunjung parkir kendaraan atau njajan di sana, yo jelas mbayar! :D

Jadi, sudahkah kangenmu terobati di sini?

1 komentar:

  1. Jogja itu eventnya adaaaa aja ya. Salut sm kota kreatif ini.😀

    BalasHapus

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)