Minggu, 21 Mei 2017

Serunya Menerbangkan Lampion di Festival Banjir Kanal Barat 2017


Tahun 2017 kembali digelar Festival Banjir Kanal Barat. Acara tahunan Kota Semarang ini sudah ada sejak tahun 2013 dimana pada saat itu bernama Festival Perahu Warak. Baru di tahun-tahun berikutnya berganti nama menjadi Festival Banjir Kanal Barat, hingga sekarang. Jika beberapa tahun sebelumnya diselenggarakan selama 2 hari, tahun ini lebih lama yaitu 3 hari mulai 18 - 20 Mei 2017. Festival Banjir Kanal Barat 2017 ini masih menjadi rangkaian acara dalam perayaan Hari Jadi ke-470 Kota Semarang.


Berbagai kegiatan diselenggarakan untuk memeriahkan acara. Beberapa diantaranya yaitu Semarang Introducing Market "Pameran Bangga Semarang". Beberapa stand  dibuka berjajar di sepanjang Jl. Bojong Salaman, Banjir Kanal Barat Semarang. Beberapa perwakilan dari masing-masing kecamatan se-Kota Semarang turut menampilkan produk-produk mereka. Tak lupa juga beberapa UKM ikut andil di beberapa stand yang disediakan.


Saya sendiri datang pada pembukaan Festival Banjir Kanal Barat 2017 di hari pertama tanggal 18 Mei 2017. Suasana pada malam itu sangat sangat ramai. Di beberapa titik jalan protokol sekitar venue acara terlihat padat merayap. Banyak pula orang berbondong-bondong menyaksikan sajian hiburan di atas panggung utama, yang pada saat itu guest star-nya adalah Cakra Khan.

Pengunjung tak hanya memadati sepanjang Jl. Bojong Salaman dan Jl. Basudewo saja, akan tetapi juga banyak yang turun di bantaran sungai Banjir Kanal Barat. Mereka sangat antusias untuk menerbangkan lampion yang sudah dibagikan oleh panitia. Rencananya memang akan ada penerbangan lampion sebanyak 4700 buah di akhir acara pembukaan Festival Banjir Kanal Barat 2017 hari ini.

Bersamaan dengan itu pula diselenggarakan Festival Perahu Hias. Puluhan perahu nelayan dihias sedemikan cantiknya untuk dilombakan. Tema dalam menghias perahu pun bermacam-macam seperti bunga, warak, tokoh pewayangan, bahkan ada yang mengusung replika gereja blenduk. Para peserta Festival Perahu Hias berasal dari beberapa kecamatan di Kota Semarang, instansi pemerintah, swasta, bank, dan lain-lain.


Acara yang paling ditunggu-tunggu pun akhirnya dimulai, yaitu penerbangan lampion. Momen ini sungguh cantik diabadikan ketika banyak sekali lampion beterbangan di langit malam Kota Semarang. Ajang selfie dan wefie pun tak terelakkan lagi.



Festival Banjir Kanal Barat 2017 ini menurut saya sangat menarik bagi pengunjung. Lebih menarik dari tahun-tahun sebelumnya karena ada yang berbeda kali ini. Apakah itu? Lampion beraneka bentuk dipasang di sepanjang venue acara dan ada beberapa yang digantung di langit-langit. Beberapa lampion tersebut seperti yang biasa kita lihat pada saat Jateng Fair atau lampion-lampion yang ada di Taman Pelangi Yogyakarta. Tak ketinggalan juga dalam acara ini menghadirkan konsep light garden meskipun tidak begitu luas areanya.

Namun sayangnya, sampah menjadi momok tersendiri untuk acara-acara yang melibatkan banyak pengunjung. Di bantaran sungai Banjir Kanal Barat banyak sekali lampion-lampion yang tidak bisa terbang karena rusak. Saya pun melihat ketika banyak lampion yang sobek setelah dinyalakan karena terlalu lama dipegang untuk berfoto, alih-alih langsung diterbangkan.


Harapannya semoga Festival Banjir Kanal Barat dan Semarang Introducing Market selalu diselenggarakan tiap tahun dan makin meriah sehingga bisa meningkatkan wisatawan untuk datang ke Kota Semarang.
Sampai jumpa di pesta lampion tahun depan!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih dan selamat datang kembali :)