Minggu, 11 Agustus 2013

MOVE ON bukan berarti harus melupakan...


MOVE ON itu intinya belajar ikhlas. Menyadari bahwa dia mungkin lebih baik jika tak selalu bersama kita. Klasik, demi kebahagiaannya. Bahagia itu tak harus selamanya memiliki orang yang kita cintai tersebut. ‘Karena cinta tak harus memiliki.’ Tapi, apakah pernyataan itu disebut juga munafik? Entahlah saya belum memikirkannya lebih dalam lagi :p

Kata orang…
MOVE ON itu tak semudah mengedipkan mata atau MOVE ON itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Hmm, sebenarnya sih gampang kalau kita mau belajar merelakan kenangan lama bersamanya dan niat melepaskannya dari hidup kita.

Dan ternyata, MOVE ON itu bukan masalah waktu. Tapi soal hati. Banyak yang mikir belum move on itu masih mengharapkan dia yang kita sayangi. Padahal kita cuma nggak mau merasakan sayatan luka yang sama atau bahkan lebih tajam.


Nggak semua dia yang unfriend kamu dan blokir kamu dari social medianya itu jahat. Siapa tau dia bermaksud membantumu untuk melupakan. Tapi, sebenarnya MOVE ON itu bukan belajar melupakan, hanya belajar menerima saja. Lalu untuk apa kita melupakan dia yang pernah melewati sekian waktunya bersama kita? Dia yang pernah membahagiakan kita? Yang pernah membuat hari-hari kita indah berwarna? Untuk apa melupakannya? Make all of that as your sweetest memories. Kalau memang dia pernah menyakitimu, anggap saja mungkin itu khilafnya saja lalu ambil hikmah dari kejadian tersebut.

Dan MOVE ON itu pembuktian. Bukan cuma omongan doank. Nangis boleh, tapi selanjutnya harus tetep bangkit. Usaha dan buktikan bahwa hidup kita bukan hanya terpaku pada dia saja. But, all of that needs time. Semua butuh proses.
Good luck guys.. Life must go on :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)