Senin, 10 September 2012

Perkenalan yg Tak Disangka-sangka (Part II)

Begitu tergodanya aku denganmu, hingga seperti merasakan kembali sesuatu yang selama ini hilang. Rasa nyaman untuk selalu mendengar kabar tentangmu. Padahal kita berada di tempat berbeda. Aku yang nyata adanya di sini, dan kamu berada di ujung telepon sana. Hari demi hari rasanya seperti tak ingin berpisah, takut kehilangan, padahal kita tak pernah ada sesuatu yang namanya komitmen. Hingga segalanya berujung pada komunikasi intensif yang dibumbui rasa cemburu. Ahh, aku benar-benar galau waktu itu..

Oke, lupakan saja kalau aku pernah menaruh rasa cemburu terhadap wanitamu dulu. Nyatanya sekarang kamu bersamaku, menggenggam jemariku, dan melangkah bersamaku. Begitu indah rasanya pertemuan yang terlalu singkat itu..

Benar, kita saling memiliki sekarang. Sejak waktu itu. Sejak kamu memintaku untuk mengisi hatimu serta mengisi hari-harimu. Semua terjadi seperti mimpi. Tapi itu nyata adanya bukan? Kita mulai menyadari bahwa cinta telah hadir di tengah-tengah kita, mengisi sudut hati yang sempat dingin..

Sungguh, aku tak pernah percaya sebelumnya tentang cinta tanpa tatapan mata juga tanpa genggaman tangan yang belum saling bersinggungan. Tapi entah mengapa itu semua benar-benar terjadi di kehidupanku..

Terima kasih my inspiration, tanpamu aku tak pernah bisa menulis ini ^^

END


With Love,

-Nhe-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)