Sabtu, 30 Juni 2012

Sepotong Kenangan Masa Lalu

Hari itu, Sabtu malam tanggal 19 September 2009 kami mengikrarkan sebuah janji untuk saling bersama. Yaa dia menyatakan cinta kepadaku dan hari itu juga kami resmi menjadi pasangan kekasih. Rasanya begitu indah waktu itu. Hari demi hari kami semakin lekat dan mempunyai satu tujuan yang sama yaitu kebahagiaan di masa depan.

Stasiun Tawang, 25 Maret 2012
Oh ya perkenalkan namaku Neni dan pacarku R***. Awal kisah LDR kami dimulai saat aku harus melaksanakan Praktik Kerja Industri di sebuah pertambangan di daerah Kalimantan Selatan. Saat itu bulan Juli 2010 dia mengantarkan. Hal terakhir yang dia ucapkan “baik-baik di sana, aku pasti menunggu kepulanganmu” dengan meneteskan air mata aku beranjak memasuki mobil travel yang memaksaku untuk berpisah darinya. Lambaian tangan darinya waktu itu adalah pertanda awal mulainya kisah LDR kami. Saatnya tiba untuk terbang ke Kalimantan. Semakin jauh saja rasanya jarak antara aku dan dia. Semoga ini hanya ujian bagi kesetiaan kami.

Dan tak disangka aku benar-benar hidup di tengah-tengah hutan. Minimnya sinyal handphone mulanya menjadi hal yang sangat mengganggu hubungan kami. Cuma ada 1 operator seluler yang bisa digunakan untuk komunikasi. Itupun susah sekali mendapatkan sinyalnya. Ini untuk yang pertama kalinya dia bersifat kekanak-kanakan. Dia selalu memintaku untuk pulang di bulan ketiga kepergianku. Namun dengan sedikit pengertian dariku akhirnya dia tetap setia menungguku di bulan keenam kepergianku.

Akhirnya saat yang aku tunggu-tunggu tiba juga, aku pulang ke tanah kelahiranku, Semarang. Tidak lupa untuk bertemu dia. Malam itu juga setelah kepulanganku. Rasa rindu yang kian menggebu menjadi awal pertemuan kami kembali. Dan kami melanjutkan kisah cinta dengan tinggal satu kota.

Namun tidak lama setelah itu, dia dinyatakan lulus rekrutment di sebuah perusahaan BUMN. Aku tidak menyangka sama sekali waktu dia mengirimkan sms “Suralaya”. Sejenak hatiku berontak, tidak bisa menerima. Akankah LDR ini kembali terjadi lagi? Dan jawabannya “iya”. Seraya air mata ini mengalir untuk yang kesekian kalinya. Belum genap satu bulan bertemu dengannya, menikmati pengobat kerinduan selama jarak jauh, kini kami harus berpisah kembali. 

15 Februari 2011 aku mengantarkan kepergiannya. Di tempat yang sama waktu dia mengantarkanku. Aku tidak tega melepas kepergiannya karena waktu itu kekasihku masih menderita sakit. Tetapi demi masa depannya aku harus rela. Pelukan dan cium tangan kami waktu itu yang akan mengantarkan kisah kami dalam Hubungan Jarak Jauh (lagi).

Walaupun hanya Semarang-Cilegon. Tetapi namanya hubungan jarak jauh, pasti ada kangen, cemburu, ingin selalu bersama. Ah berbagai macam rasa yang muncul. Semoga ini menjadikan kami semakin dewasa. Aku sangat-sangat merindukan kebersamaan kami.


- nhe -

NB : tulisan 15 Februari 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger yang baik selalu meninggalkan jejak.
Terima kasih dan selamat datang kembali :)